Proses Sablon Pada Kaos



Seperti pada artikel sebelumnya, proses sablon manual pada kaos ada beberapa tahap, mulai dari pembuatan disain gambar, pecah warna, proses afdrek ke screen, dan tahapan selanjutnya adalah tahap penyablonan tinta sablon pada kaos murah.

Faktor terahir yang sangat berpengaruh pada hasil kualitas sablon kaos murah adalah proses sablon itu sendiri. Sablon dapat didifinisikan sebagai proses penyapukan atau membubuhkan zat warna (dalam hal ini dapat berupa tinta ruber atau yang lainnya) ke permukaan kain melalui media screen yang telah dilakukan afdrek motif gambar dengan menggunakan rakel. Fungsi screen disini adalah guna menghalangi sebagian tinta ruber agar tidak tembus atau menempel pada permukaan kain kaos murah, sehingga tinta ruber yang menempel pada permukaan kaos murah hanya terbatas pada motif yang telah diafdrek ke screen. Sedagkan fungsi rakel disini adalah sebagai alat penyapu dari tinta ruber yang akan disablonkan. Hasil sablon ini akan sama seperti gambar yang telah diafdrek ke screen.

Pada proses penyablonan ini, hal yang harus disiapkan adalah bahan kaos murah yang sudah dipotong, tinta sablon/tinta ruber, screen yang telah diafrek, frame pegangan screen, papan alas sablon, dan meja sablon.


Kain yang telah dipotong direkatkan pada papan sablon agar tidak goyah, lalu letakan papan sablon tersebut di atas meja sablon. Atur posisi screen di atas permukaan kaos murah sebagaimana posisi gambar yang hendak disablon, setelah itu kunci screen pada frame sehingga screen tidak akan goyah dan menghasilkan gambar sablonan yang presisi. 


Setelah langkah-langkah di atas selesai, tuangkan tinta sablon di atas screen lalu sablonkan dengan menggnakan rakel sebanyak tiga kali sampai empat kali pengulangan tergantung warna bahan kaos. Jika bahan kaos berwarna cerah seperti putih maka dilakukan penyablonan sebanyak dua kali secara berulang (sablonan pertama lalu dikeringkan, setelah timpa sablonan yang sama untuk ke dua kali, lalu keringkan lagi). Sedangkan jika bahan kaos berwarna gelap, semisal warna hitam, maka proses penyablonan dilakukan sebanyak empat kali atau bahkan sampai lima kali. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan hasil sablonan warna yang optimal pada bahan kaos juga untuk mendapatkan kehalusan dari hasil sablon itu sendiri


Langkah penyablonannya sebagai berikut, angkat frame yang disitu telah dikunci  secreen lalu pasang pada knock dari papan triplek, sapukan tinta ruber pada ke kaos murah sebanya dua kali dan keringkan sablonan dengan menggunakan hairdryer.  Setelah itu pasang frame pada knock papan triplek untuk dilakukan penyablonan yang kedua, lalu keringkan kembali. Ulangi langkah tersebut seperti dijelaskan pada paragraph di atas.

Jika disain terdiri dari beberapa warna, maka untuk penyablonan warna ke dua dan selanjutnya harus diperhatikan tanda silang yang pada awalnya sudah disiapkan di screen. Pastikan tanda silang screen warna kedua dan selanjutnya sama dengan tanda silang dari screen warna pertam yang telah ditandakan ke bahan kaos dan harus presisi sesuai tanda silang. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya overlap (warna pertama dan setelahnya saling tumpang tindih). Setelah tinta sablon di atas permukaan kain kering, press kaos tersebut tepat pada gambar hasil sablonan pada shuh 160o C selama 20 detik. Dan ahirnya kaos sudah dapat dikemas untuk kemudian dipasarkan.

Selamat mencoba..!
 


 

Terimakasih Sudah Berkunjung

Share This Post

Comments

    Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar