Sedekah itu Bukan Karena Kita Mampu, Namun Karena Membiasakan Diri

Zakat dan Sedekah itu bukan bicara mampu, tapi bicara kebiasaan, kalau tidak biasa, mampu pun belum tentu mau. Musuhnya cuma diri sendiri...

Ketika kita melihat orang royal ber-zakat dan ber-sedekah, sesungguhnya itu bukan karena ia kaya atau banyak uang, tapi itu karena ia TERBIASA.... Banyak uang kalau tidak terbiasa tidak akan bisa melakukan...

Sederhana, ketika ada seseorang memberikan Anda uang 100.00 dgn perjanjian yg 10.000 untuk sedekah, maka dgn mudah Anda akan keluarkan tuh yang 10.000. Tapi ketika dapet uangnya 1 Milyar, belum tentu Anda mau keluarkan 100jt.... Tapi kalau terbiasa, hal itu bukan hal yang sulit...

Oleh karena itu biasakanlah di saat kondisi apapun Anda saat ini... Dan justru menurut saya, saat tersulit dalam hidup Anda adalah saat terbaik untuk bersedekah...

Musuhnya cuma satu... Diri sendiri...

Ya, pa Rully enak aja ngomong gini, karena pak Rully nggak ngerasain apa yg terjadi dgn saya... Ada sebuah pesan masuk seperti itu kepada saya...

Saya jawab gini: saya ngomong seperti itu justru karena pernah ngerasain, pernah ngalamin... Makanya berani ngomong, karena sudah mengalami...

Suatu hari ketika dapet rezeki 1.5jt dan itu untuk hidup keluarga saya 1 minggu kedepan, seseorang pernah berkata pada saya, sudah, itu sedekahkan saja semuanya...

Saya jadi ngelamun, mikir, ngitung... karena saat itu adalah saat tersulit dalam hidup saya...

Kenapa kamu jadi hitung2an, sementara Tuhan tidak pernah berhitung dalam memberikan kenikmatan pada mu... begitu nasehatnya kemudian...

Rull, saat inilah waktu yang paling tepat untuk mu bersedekah, orang yang banyak bersedekah itu bukan karena dia kaya, tapi karena dia terbiasa... dan saat inilah waktu yang paling tepat untuk membiasakan itu...

Kenapa harus lama berfikir, bukankah kamu percaya, kalau orang yang besedekah itu tidak akan dimiskinkan? Bukankah kamu percaya kalau Alloh akan mengganti apa yang kamu sedekahkan berlipat?

Kalau kamu percaya, kenapa tidak melakukannya...

Musuhnya memang cuma satu, diri sendiri... dan doanya juga sederhana: Ya Alloh, aku berjuang dijalan MU, maka aku titipkan istri dan anak2ku...

Masa Tuhan akan menyia-nyiakan orang yang berjuang di jalan NYA...

Musuhnya cuma satu... diri sendiri...

Tertusuk saya dgn ucapan seperti itu... malu... selama ini saya memang percaya, tapi tidak berani melakukannya dan itu sama saja dgn tidak percaya....

Peristiwa yg terjadi tahun 2007 ini tidak akan pernah saya lupakan.... Dan memang ahirnya saya berhasil mengalahkan diri sendiri... Anak dan Istri selalu berkecukupan... Alhamdulillah...

Rully Kustandar
President di Republik Tycoon Official
Pernah bersekolah di SMANSA bandung
Tinggal di Bandung

Dikutip langsung dari FB Kampung Wirausaha

Terimakasih Sudah Berkunjung

Share This Post

Comments

    Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar