Pantai Menganti, Eksotime di Balik Kengapakan Kebumen

RTempo hari, sewaktu ikut kelas Branding dari Bpk Subiakto, salah satu master branding yang di miliki Indonesia. Beberapa karyanya dalam bentuk branding sebuah produk sering muncul di layar kaca TV kita setiap hari, dari mulai deterjen sampai ke makanan. Sebut saja iklan permen kopiko, iklan branding tersebut merupakan salah satu bukti nyata karya bkp Subiakto.

Kembali ke cerita awal, pada kelas branding yang disampaikan oleh Bpk Subiakto, beberapa peserta dapat giliran untuk mengungkapkan mengenai keunggulan produk yang hendak dibranding dari peserta. Salah satu peserta berasal dari Kebumen, salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Peserta tersebut mengungkapkan bahwa dia berkeinginan mengankat sektor pariwisata yang dimiliki Kebumen. Dia juga menyebutkan, Kebumen memiliki banyak pantai yang sangat indah dan belum banyak diekspos.

Mendengar pemaparan yang disampaikan peserta dari Kebumen tersebut, pikiran saya di bawa ke kehidupan sehari-hari masyarakat Kebumen, yang ada dalam bayangan saya waktu itu hanya sebuah pola kehidupan sehari-hari dengan dialektika bahasa ngapak. Hanya itu yang tergambar dalam pikiran saya saat itu.

Beberapa hari setelah itu, saya dapat kesempatan mendampingi Konsultan Perpuseru Coca Cola Foundation Indonesia untuk menularkan ilmu atau saya lebih suka menyebutnya sebagai virus Internet Marketing Memprovokasi pelaku UKM untuk GO Online, di beberapa tempat. Salah satunya adalah kab. Kebumen, Jawa Tengah.

13 Mei 2015, tepat pukul 06.00 saya sampai di pool bes Efisiensi, bes trayek Jogja-Cilacap dan Jogja-Purwokerto di Ambar Ketwang jl Wates km 6. Besama dengan rekan kerja, kami berangkat ke Kebumen sekitar Pukul 06.30 WIB, sampai di Kebumen pukul 08.30.

Berhubung waktu rapat dengan panitia lokal masih sekitar satu jam lagi, kami gunakan kesempatan untuk sedikit menikmati kota Kebumen. Seperti dalam bayangan saya sebelumnya, Kebumen itu ya ngapak, dialek bahasa yang agak lucu menurut saya. Bahkan sampai rapat dengan panitia lokal pun buat saya kebumen itu ya ngapak.

Seselesai rapat, rupanya panitia lokal merencanakan mengajak kami untuk jalan-jalan menikmati Kebumen, kami diajak muter-muter kota. Sampai ahirnya kami diajak ke pantai yang merupakan barisan pantai pesisir selatan.

Menganti namanya, begitulah pantai ini disebut warga. Dalam perjalan mencapai menganti, jalan terjal dan berbukit harus dilalui, dari atas bukit itulah anggapan saya mengenai Kebumen hanya ngapak mulai sedikit berkurang. Terbentang luas lautan tepat berada di bawah kita. Cantik.

Tidak cukup disitu, setelah kami turunin bukit sampailah kami di pantai menganti. Bebetuan besar menghiasi bibir pantai, diahiasi oleh banyaknya kepiting yang hidup di celah bebatuan, indah. Saya dan rekan langsung mengabadikan mement itu ke dalam beberapa jepretan kamera.

Dari atas lereng, kami dipangil oleh salah satu panitia lokal. Kami diajak Menulusuri bukit, agak landai, namun cukup menguras tenaga. Saya tanyak, ngapain capek-capek kudu naik bukit kayak gini. Dengan bahasa ngapaknya, panitia lokal tersebut menjelaskan, kurang lebih, disana lho mas ada yang lebih indah. Kami pun mengikuti langkahnya menaiki bukit yang agak landai tersebut.

Sesampainya di tempat, WOW Luar Biasa, Allahuakbar, Tuhan Maha Besar dengan seluruh Ciptaannya. Pemandangan pantai luas dapat terlihat dengan jelas, dari ujung ke ujung kita bisa melihat pantai. Seakan kita berdiri di atas tower di tengah-tengah laut, bebas memandang kemanapun. Dihiasi tebing-tebing terjal di seluas pantai memandang seakan menghayalakan berdiri diatas bendungan, dibawahnya ada sungai yang dibendung, airnya menerpa bendungan tersebut. Namun ini bukan sungai, ini laut yang nyata seperti dibendung oleh terjalnya tebing sisi pantai. Luar biasa.

Anggapan bahwa Kebumen itu hanya ngapak, sirna sudah. Ditengah masyarakat ngapak, Kebumen memiliki keindahan alam yg lebih indah dari ngapak itu Sendiri. Sedikit celetukan dari perwakilan Coca Cola Foundation Indonesia yang ikut serta, jika ke Kebumen, jangan dahulu ajak orangnya bicara, nikmati saja dulu sepuasnya, setelah puas baru ajak bicara. Dan memang benar kenyataanya. Setelah saya melihat dan menikmati keindahan alam Kebumen barus saya bisa bicara, Kebumen is Beautifull.

Terimakasih Sudah Berkunjung

Share This Post

Comments

    Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar