Bodoh Itu Mengasikan, ini buktinya

Kebodohan jauh lebih menyenangkan di bandingkan dengan kepintaran/kecerdasan. Kepintaran/kecerdasan memiliki batasan sedangkangkan kebodohan tanpa batasan.

Kita akan lebih nyaman berkreasi di ruang tanpa batas di bandingkan dengan ruang terbatas. Ide/gagasan pun tidak akan mau berada di keterbatasan, sifatnya yang selalu mencari hal-hal baru dan unik maka ide/gagasan/kreatifitas biasanya melekat pada orang-orang dengan kebodohannya yang tak terbatas.

Kepintaran/kecerdasan identik dengan pencapaian IQ, sedangkan IQ tertinggipun hanya punya pak Habibi, artinya IQ manusia lainnya terbatas di bawah beliau. Di sisi lain, IQ identik dengan prestasi di bidang akademi, lulus SMA, Akademi, Strata 1, 2, 3 sampai ke profesor. Terbatas Di Situ.

Adakalanya, orang yang merasa hebat dengan segala kepintarannya cenderung angkuh terhadap orang lain. Sudah merasa mampu sehingga melihat rendah orang lain. Bangga dengan pencapaian prestasi lalu lupa dengan kebodohan dirinya sendiri.

Kalau kepintaran membuat saya menjadi lebih sombong maka saya jauh lebih memilih menjadi bodoh. Mungkin dengan menjadi bodoh saya mau untuk terus belajar dan belajar. Salam

Terimakasih Sudah Berkunjung

Share This Post

Comments

    Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar