Panghilan Cinta Darinya

Kami minggu yang lalu, tepatnya tanggal 23 Juli 2015 tak sengaja saya bercada lewat media sosial dengan salah satu rekan saya, Andri namanya. Seperti biasanya, sama-sama orang aneh becandaan kami cenderung sarkasme, cenderung saling mengolok. Namun ya begitu, dasarnya orang-orang aneh, sekasar apapun candaanya tetep tidak akan membuat kami emosi, bahkan sebaliknya malah ketawa terbahak-bahak :D.

Di ahir becandaan, Andri menginfokan "wok ada kebutuhan aphe, donor ya!", lagi-lagi seperti biasanya panggilan dia ke Saya "Wok" panjangnya "Brewok", karena memang tumbuh bulu lebat di sekitar muka Saya, makanya sebagian temen-teman memanggil "Brewok" :D.

"Ting" Bunyi notifikasi dari WA di Hp Saya. Langsung saya baca, "Wok berangkat ndak, ada kebutuhan Apheresis B neh", isi WA dari rekan lainnya, Anas "Gosong" karena memang warna kulitnya yang hitam :D.

"OK", jawaban langsung Saya terhadap dua perberitahuan rekan saya tersebut.

Tanpa berpikir lama dan memang kantor sedang jam istirahat, langsung saya hidupkan mio merah adik saya menuju Rs. dr. Sarjito Yogyakarta. Sesampainya di sana, Saya ketemu dengan kedua rekan Saya tadi. Rupanya mereka juga sedang antri untuk berdonor.

Ahirnya ngobrol ngalor-ngidul pun terjadi di antara kami bertiga. Karena memang sudah lama sekali tidak bertemu, keakraban dalam obrolanpun terasa kental sekali. Ditengah obrolan, saya dipanggil masuk oleh petugas UPTD untuk ambil sampel darah terlebih dahulu.

Donor yang satu ini cukup berbeda, karena prosesnya harus terlebih dahulu dicroscek antara darah saya dengan darah pasien penerima, cocok apa tidak. Jika cocok maka akan dilakukan donor. Sebaliknya jika tidak cocik, maka akan dicarikan pendonor lainnya.

Selesai ambil sampel darah, saya menemui lagi kedua rekan tadi. Tak lama kemudian Saya berpamitan dengan mereka, karena harus segera masuk kantor. Tak lupa saya pesan ke mereka, "Jangan lupa memberitahu saya jika hasil crosceknya OK, biar langsung bisa donor". Saya pun lantas balik menuju kantor.

O ya, kedua rekan saya tadi merupakan rekan-rekan di komunitas @bloodforothers. Merekalah yang masih aktif sampai saat ini di komunitas penggerak donor darah ini. Sedangkan saya, karena kesibukan sudah tidak bisa aktif langi, namun masih menjadi pendonor aktif.

Tepat jam 4 sore, Saya telp UPTD Sarjito guna memastikan hasil crosceknya OK. Dan benar saja! Ahirnya sepulang kantor saya menuju Rs Sarjito lagi untuk proses donor apheresis.

Kebahagiaan menyelimuti hati saya, sudah hampir satu tahun ini saya tidak bisa donor apheresis karena kesibukan. Tempo hari sebenarnya pernah diminta apheresis, namun hasik crosceknya negatif, jadi tidak bisa melanjutkan. Namun kali ini OK, saya bisa apheresis. Senang sekali rasanya bisa berbagi kehidupan dengan sesama.

Donor apheresis adalah donor salah satu komoenen darah. Prinsipnya seperti cuci darah. Darah dikeluarkan lantas disaring, komponen yang dibutuhkab masuk kantong darah, komponene yang tidak dibutuhkan dimasukan lagi ke tubuh pendonor. Proses ini berlangsung sekitar 1-2 jam. Untuk itulah hanya bagi orang tertentulah yang bisa donor jenis ini.

Suwun Gusti atas kebahagiaan yang Kau berikan. Semoga pasien penerima lekas sembuh. Amin.

Terimakasih Sudah Berkunjung

Share This Post

Comments

    Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar