Pentingnya Mengetahui Segment Pasar

Tempo hari saya sempet sharing dengan rekan-rekan masyarakat transmigrasi loka (Translok) Karang Tengan, Imogiri, Bantul mengenai BMG. Masyarakat Translok kami ajak untuk membedah bisnisnya dengan menggunakan kanvas bisnis. Hal ini menjadi penting untuk mengetahui sebenarnya bisnis kita jalan seperti apa. Mulai dari mengidentifikasi proses sampai ke menganalisa pasar.

Sebagi pelaku usaha menjadi sangat pentingnya mengetahui dasar dari pemasaran, yaitu segmentasi pasar. Sebenarnya kita berbisnis itu tahu ndak sih siapa konsumen yang ingin kita sasar? Siapa kira-kira konsumen yang mau beli produk kita. Jangan-jangan kita sebenarnya tidak tahu siapa konsumen yang layak membeli produk kita.

Inilah yang terjadi dibanyak pelaku UMKM kita. Banyak yang bisa berproduksi dengan bagus, namun tak banyak yang bisa menjual dengan baik. Parahnya banyak mengeluhkan pemasaran dan endingnya minta produknya dipasarkan. Namun di sisi lain, banyak juga temen-temen yang mampu lepas dari jeratan pemasaran, tak sedikit pula yang mampu meraih pasar yang fantastis, kuncinya adalah mau belajar.

Kembali lagi ke segment pasar. Pentingnya kita mengetahui siapa segment pasar dari produk yang kita hasilkan adalah untuk memfokuskan energi menggarap segmen pasar itu. Segment pasar yang jelas membuat kita fokus menggarap pasar, fokus merumuskan strategi pemasaran yang tepat untuk segment pasar tersebut.

Berbeda jika kita bias dalam menentukan segment pasar. Kecenderungannya kita akan serampangan menawarkan produk ke semua orang. Hal ini mengakibatkan kita boros energi, orang yang bukan menjadi target pasar ditawari. Bukan transaksi yang terjadi, namun penolakan-demi penolakan yang didapat. Kalau semua orang diperlakukan sama, maka banyak energi yang kita keluarkan.

Produk yang Tepat Untuk Konsumen yang Tepat
Fokus menggarap segment pasar yang tertarget membuat kita fokus menjalankan strategi pemasaran yang tepat untuk segment konsumen tersebut. Tidak lagi serampangan menawarkan produk ke semua orang, karena penawaran hanya untuk konsumen tertarget. Peluang transaksinya pun semakin besar, karena kita sudah tahu seperti apa karakteristik segment pasar kita sehingga kita mempunyai trik untuk closing dengan trik tertentu.


Gambaran simpelnya seperti ini, Saya punya produk Koas misalnya. Segment yang saya sasar hanya kalangan Mahasiswa dan Pelajar. Maka strategi pemasarannya adalah dengan cara membuat kantor pemasaran di sekitaran lingkungan mahasiswa, membagikan brosur di lingkungan kampus, ikut sponsorship di kegiatan mahasiswa, membuat penawaran ke berbagai organisasi mahasiswa di kampus. Ahurnya saya fokus dipasar itu.

Bayangkan jika saya tidak punya segemnt pasar yang jelas, Saya membuka kantor pemasaran dengan tempat seadanya, menyebarkan brosur ke semua orang, menawarkan produk kesemua orang, menyeponsori berbagai event dll. Jadinya tidak fokus, banyak terjadi pemborosan.
Semoga Bermanfaat #BrandBooster #GrowthHacker #PackagingPartner

Terimakasih Sudah Berkunjung

Share This Post

Comments

    Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar